Saat ini di Jawa Tengah, khususnya Semarang, telah muncul beberapa tempat wisata baru yang dapat menjadi ujung tombak pemasukan devisa dari bidang pariwisata. Apabila dikelola dengan baik, bisnis pariwisata akan menjadi sumber hidup bagi banyak orang di sekitarnya.
Pengelolaan bukan hanya meliputi perawatan lokasi fisik, keamanan tempat wisata, dan kebijakan harga seragam yang wajar, tetapi juga promosi lokasi wisata kepada masyarakat sekitar sampai dengan luar negeri.
Tanpa promosi yang meluas, wisatawan tidak pernah tahu keberadaan lokasi wisata yang ingin diangkat oleh masing-masing daerah. Apabila hanya mengandalkan agen-agen wisata di luar negeri, hasilnya tidak akan maksimal karena masing-masing telah mempunyai paket wisata tersendiri yang sudah menjadi andalan sebelumnya.
Promosi secara mandiri dapat dilakukan melalui website-website pemerintah daerah yang bersangkutan, pengusaha wisata di daerah tersebut, komunitas masyarakat di internet, atau bahkan melalui blog-blog pribadi. Semakin banyak wisatawan yang melihat situs tersebut serta tertarik untuk datang dan datang kembali, semakin meningkatkan taraf kehidupan masyarakat di daerah tersebut.
Google Earth dalam Website
Agar promosi melalui website dapat optimal, pengenalan lokasi perlu dilakukan untuk membantu para wisatawan dari luar negeri agar merasa dekat dan lebih mengetahui lokasi wisata yang ditawarkan. Salah satunya dengan bantuan Google Earth.
Kemampuan Google Earth dalam hal pemetaan bumi secara mendetail menciptakan peluang untuk dimanfaatkan oleh siapa saja, dari bidang manapun, dan untuk tujuan apapun, salah satunya untuk kepentingan pemasaran lokasi wisata.
Karena software ini telah umum dan cukup populer di luar negeri, pengusaha bidang pariwisata di Indonesia dapat memanfaatkan output dari software ini agar lokasi wisata yang ditawarkan dapat diakses secara langsung oleh pengunjung situs dari luar negeri.
Anda dapat memberikan tanda pada lokasi-lokasi wisata yang dipromosikan ke dalam peta Google Earth dan menyimpannya dalam format gambar JPEG. Gambar inilah yang dapat digunakan di dalam website untuk memperkuat informasi lokasi wisata. Selain JPEG, output lainnya berupa file *.kmz dan *.kml yang dapat dibuka secara langsung melalui software Google Earth.
Ketika membuka file tersebut, pengunjung website akan langsung ditunjukkan lokasi wisata dalam peta dunia berbasis 3 Dimensi, beserta informasi hotel dan restoran di lokasi tersebut. Melalui fitur yang disediakan oleh Google Earth, calon wisatawan akan dengan mudah mengetahui tempat wisata dan mengeksplorasi kondisi sekitarnya.
Pengelolaan bukan hanya meliputi perawatan lokasi fisik, keamanan tempat wisata, dan kebijakan harga seragam yang wajar, tetapi juga promosi lokasi wisata kepada masyarakat sekitar sampai dengan luar negeri.Tanpa promosi yang meluas, wisatawan tidak pernah tahu keberadaan lokasi wisata yang ingin diangkat oleh masing-masing daerah. Apabila hanya mengandalkan agen-agen wisata di luar negeri, hasilnya tidak akan maksimal karena masing-masing telah mempunyai paket wisata tersendiri yang sudah menjadi andalan sebelumnya.
Promosi secara mandiri dapat dilakukan melalui website-website pemerintah daerah yang bersangkutan, pengusaha wisata di daerah tersebut, komunitas masyarakat di internet, atau bahkan melalui blog-blog pribadi. Semakin banyak wisatawan yang melihat situs tersebut serta tertarik untuk datang dan datang kembali, semakin meningkatkan taraf kehidupan masyarakat di daerah tersebut.
Google Earth dalam Website
Agar promosi melalui website dapat optimal, pengenalan lokasi perlu dilakukan untuk membantu para wisatawan dari luar negeri agar merasa dekat dan lebih mengetahui lokasi wisata yang ditawarkan. Salah satunya dengan bantuan Google Earth.
Kemampuan Google Earth dalam hal pemetaan bumi secara mendetail menciptakan peluang untuk dimanfaatkan oleh siapa saja, dari bidang manapun, dan untuk tujuan apapun, salah satunya untuk kepentingan pemasaran lokasi wisata.
Karena software ini telah umum dan cukup populer di luar negeri, pengusaha bidang pariwisata di Indonesia dapat memanfaatkan output dari software ini agar lokasi wisata yang ditawarkan dapat diakses secara langsung oleh pengunjung situs dari luar negeri.
Anda dapat memberikan tanda pada lokasi-lokasi wisata yang dipromosikan ke dalam peta Google Earth dan menyimpannya dalam format gambar JPEG. Gambar inilah yang dapat digunakan di dalam website untuk memperkuat informasi lokasi wisata. Selain JPEG, output lainnya berupa file *.kmz dan *.kml yang dapat dibuka secara langsung melalui software Google Earth.
Ketika membuka file tersebut, pengunjung website akan langsung ditunjukkan lokasi wisata dalam peta dunia berbasis 3 Dimensi, beserta informasi hotel dan restoran di lokasi tersebut. Melalui fitur yang disediakan oleh Google Earth, calon wisatawan akan dengan mudah mengetahui tempat wisata dan mengeksplorasi kondisi sekitarnya.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar